
Description:
Ginjal merupakan organ vital yang berperan sangat penting dalam mempertahankan kestabilan lingkungan dalam tubuh. Nefropati diabetik adalah kelainan degeneratif vaskuler ginjal, mempunyai sindrom klinis pada pasien DM yang ditandai dengan albuminuria menetap (>300 mg/24 jam atau>200 mikrogram/menit) pada minimal dua kali pemeriksaandalamkurunwaktu 3 sampai 6 bulan. Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau kedua-keduanya. Keadaan nefropati diabetika merupakan kerusakan ginjal yang sering dijumpai pada pasien diabetes melitus. Ginjal yang rusak ditandai dengan penurunan fungsi ginjal yang menyebabkan peningkatan kadar ureum, kreatinin dan juga asam urat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan kadar BUN, kreatinin dan asam urat pada penderita DM. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian diskriptif, dengan pemeriksaan Urea metode Barthelot, pemeriksaan Kreatinin metode Kinetik, dan pemeriksaan Asam Urat metode Enzimatik Uricase. Penelitian ini dilakukan terhadap 25 pasien DM padabulan September – Desember 2018 yang periksa di Laboratorium Klinik Sejahtera Probolinggo.Hasil uji hipotasa dengan menggunakan chi square didapatkan hasil antara GDP (Gula Darah Puasa)dengan BUN adalah0,018 (p< 0> 0,05).Dari data diatas disimpulkan bahwa adahubungan antara GDP dengan kadar BUN dan Kreatinin, sedangkan tidak didapatkan hubungan antara asam urat dengan GDP.
Kata Kunci : Diabetes Melitus, BUN, Kreatinin, Asam Urat, Gula Darah Puasa
URL:
https://www.repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BINA_APRILLIA.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2019
Author:
ALUMNI D3 TLM