
Description:
Tanaman ciplukan (Physalis angulata) merupakan tanaman perdu yang
sering digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai obat terapi berbagai penyakit,
contohnya penyakit gula, flu, dan radang paru-paru, dengan memanfaatkan daun,
buah, maupun bijinya. Daun dan batang ciplukan mengandung saponin, flavonoid,
dan juga polifenol (Depkes RI, 1994). Menurut Sugianto (2015), daun ciplukan
mengandung senyawa flavonoid dan memiliki sifat antioksidan. Tumbuhan
ciplukan ini mengandung berbagai senyawa aktif, salah satunya terdapat pada
daunnya. Latifah dkk. (2014) menyatakan bahwa daun tanaman ciplukan
mengandung glikosida flavonoid (luteolin). Senyawa luteolin memiliki banyak
manfaat diantaranya sebagai senyawa antioksidan, antikanker, antiinflamatori,
antidiabetes, antialergi, antivirus, dan antibakteri.
URL:
https://www.repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/NYIMAS.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2019
Author:
ALUMNI D4 TLM