Description:
C-Reactive Protein merupakan protein yang disintesis oleh hepar yang muncul secara non spesifik setelah adanya trauma inflamasi dan infeksi bakteri. CRP dapat digunakan sebagai prediksi adanya inflamasi. Kadarnya akan menurun tajam bila proses peradangan mereda dan mencapai nilai normal kembali. Leukosit merupakan sel yang berperan dalam sistem kekebalan berfungsi menahan antigen masuk kedalam tubuh. melihat keadaan air ketuban saat proses persalinan penting karena saat air ketuban tercemar oleh bakteri maka dapat menginfeksi janin, Air ketuban keruh memiliki ciri – ciri keruh, berwarna dan berbau. tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat hubungan kadar CRP dengan hasil leukosit pada bayi dengan air ketuban keruh. metode yang digunakan pemeriksaan CRP adalah rapid kuantitatif Fluoresens immunoassay dan untuk leukosit automatik hematology analyzer. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa tidak semua bayi dengan air ketuban keruh mengalami infeksi dengan presentase 20% crp meningkat 80% normal 20% leukosit meningkat 80% leukosit normal. berdasarkan uji korelasi didapatkan hasil bawa tidak terdapat hubungan antara kadar CRP dengan hasil leukosit pada bayi dengan air ketuban keruh dengan nilai p=0.638
Kata kunci: CRP, Leukosit, Air ketuban keruh
URL:
https://www.repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB_I_61.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
22-08-2022
Author:
ALUMNI D3 TLM