Description:
Chronic Kidney Disease (CKD) didefinisikan sebagai kerusakan ginjal yang terjadi lebih dari 3 bulan, berupa kelainan struktural atau fungsional dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi glomerulus (LFG). Hemodialisis rutin dilakukan sebagai terapi pengganti fungsi ginjal pada penderita gagal ginjal. Anemia sering ditemukan pada pasien CKD dan dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup. Anemia pada pasien yang menjalani hemodialisa terjadi karena defisiensi eritropoetin, hal lain yang berperan adalah defisiensi besi, masa hidup eritrosit yang memendek, defisiensi asam folat, serta proses inflamasi akut dan kronik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin dan feritin pada pasien CKD yang hemodialisis dengan terapi Erythropoietin di RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya. Desain penelitian ini menggunakan observasi analitik deskriptif dengan pendekatan cross-sectional.menggunakan data sekunder dan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 30 pasien yang memenuhi kriteria inklusi.Pemeriksaan hemoglobin menggunakan alat hematology analyzer dan feritin menggunakan immunology analyzer. Hasil penelitian diperoleh penurunan kadar Hb pada pasien CKD sebanyak 90?n Hb normal sebanyak 10%, sedangkan kadar feritin pada pasien CKD yang mengalami peningkatan sebanyak 70% yang normal 20?n yang mengalami penurunan sebasar 20%.
Kata Kunci : CKD, Hemoglobin, Feritin, Erythropoietin
URL:
https://www.repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BAB_I_79.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-IV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
22-08-2022
Author:
ALUMNI D4 TLM