
Description:
World Health Oganisation (WHO) menyatakan bahwa penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sebagai penyebab utama kesakitan dan kematian anak di Asia Tenggara. Diperkirakan bahwa setiap tahun terdapat sekitar 50 – 100 juta kasus DBD dan sebanyak 500.000 di antaranya memerlukan perawatan di rumah sakitPemeriksaan laboratorium untuk menunjang diagnosa tersebut adalah pemeriksaan hematologi rutin dan imunoglobulin diantaranya IgM/IgG dengue. Metode pemeriksaan IgM/IgG dengue menggunakan prinsip imuno kromatografi. Antibodi anti-IgM dan antibodi anti-IgG diimobilisasikan pada membran nitrocellulose, sebagai dua jalur uji individual (garis IgM dan garis IgG) pada perangkat tes. Garis IgG lebih dekat ke sampel dan diikuti oleh garis IgM. Ketika sampel yang mengandung antigen dengue mengalir melalui membran dalam alat uji, kompleks konjugat emas koloid dengan antibodi spesifik (IgM dan atau IgG) virus dengue terbentuk.Berdasarkan hasil pengujian pada 30 sampel dengan keadaan trombositopeni dengan atau tanpa perdarahan di Puskesmas Tamanan dapat disimpulkan bahwa didapatkan hasil dengan prosentase IgM positif (+)/IgG negatif (-) 16,7%, IgM positif (+)/IgG positif (+) 40%, IgM negatif (-)/IgG positif (+) 36,7%, dan IgM negatif (-)/IgG negatif (-) 6,6%.
Kata Kunci : Demam Berdarah, trombositopenia, IgM/IgG dengue
URL:
https://www.repository.fikes.umaha.biz.id/uploads/BARU1.pdf
Type:
TUGAS AKHIR D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Document:
D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS
Date:
26-08-2019
Author:
ALUMNI D3 TLM